Archive for September, 2007

Kau, Aku, dan Petualangan Menaklukkan Angan

Friday, September 28th, 2007

Suatu hari kau dan aku
Merencanakan menyimpan angan kita.
Kata orang bijak
Angan itu liar tak berbentuk
Menyimpan angan
Sama dengan menangguk air dengan saringan.

Mudah saja, kataku, katamu
kita bentuk dia jadi kotak
sehingga mudah kita susun
setumpuk demi setumpuk
sejejer demi sejejer
di dinding lipatan otak kita

Tiap hari kau, aku
seperti biasa berbagi tawa dan tangis
khayalan dan mimpi indah.
Merasa aman dan bahagia dalam kepala kita
tersenyum melihat kotak-kotak
berduyun rapi di lipatan otak.

Tapi mereka ternyata beranak pinak
Tak diperintah tak dijodohkan mereka membanyak
Saat aku sendiri, saat kau sendiri
Mereka leluasa berpesta pora
Pesta selalu indah
Tahukah kau?

Anak2 mereka tak mau diam
dan tak selalu berbentuk kotak.
Barisan mulai tak rapi
dan ruangan mulai sesak.
Yang kotak mulai terhimpit,
beberapa melesak tak berbentuk.

Argh… mereka mengetuki tengkorak!
Dan yang lolos merayap lewat pori-pori,
merambati buluh-buluh rambut
Berpegang erat dan berat
Dan aku , kau
mulai mengibas karena pusing

Aduh!…luka di pipiku
terkena lontaran dari rambutmu.
Dan kulihat ada beberapa
didahimu dari rambutku.
Marah kutatap matamu,yang melihat dengan tatapan sama
tanganku mulai meraih ke arah rambutmu….

Argh..mereka berjatuhan ke lantai,
berserakan di sekitar kakiku
Terengah aku , kau dan mereka
di tengah potongan rambutku, rambutmu
yang jadi korban jambak-menjambak
Menolongkah berkepala gundul?

Aku dan kau berpandangan
Serasa ditampar hingga sadar
Manusia tanpa angan
Bagai hidup tanpa pangan
Tapi lihat yang kita lakukan
Hingga tak mengenal lagi wajah kita di cermin

Sejak itu aku, kau
Melupakan impian menjinakkan khayal
*bisakah kita?*
Meniupnya sebesar mungkin
Melambung-lambungkannya lalu biarkan dia pecah
Hingga kita tak perlu menyimpannya dalam lipatan otak
menerima angan hanya ilusi
Yang mewujud dan menghilang setiap saat.

Bandung, Sept 2007

Setelah Minggu ke-6

Thursday, September 6th, 2007

Nggak terasa pengobatan Aisha sudah masuk minggu ke-6. Di akhir minggu ke-4 aisha dijadwalkan untuk kontrol sekaligus mulai penurunan dosis obat. Sejak nafsu makannya meningkat, badan aisha (dan terutama mukanya) berubah total…jadi gemuuuuuuuk…pipinya jadi chubby….matanya besar…(ini bedanya dengan gemuk bengkak, kalau bengkak, matanya ikut bengkak)…

Suatu hari sambil cium2 pipi gembilnya, bunda perhatikan muka aisha…"eh, sekarang ternyata aisha mukanya bener2 mirip ayah ya…"….yang sedang diciumin tiba2 merengut…."nggaaaaaak….aisha nggak mirip ayaaaaah….aisha anak bunda, aisha mirip bundaaaaa" sambil tangannya bersidekap. Selidik punya selidik ternyata dia berpikir kalau mirip ayah berarti mirip laki2…atau lebih gawatnya bakal jadi laki2 hahhahahaha…. saking takutnya bakal jadi laki2, dia langsung minta potongan rambutnya disamakan sama bunda. Jadilah malam2 kita main salon2an…. Jadi sekarang kalau di jalan ada yagn berkomentar aisha mirip ayah, dia langsung bilang, "tapi rambut aisha seperti bunda"  hahahhahaha….

kembali lagi, setelah diperiksa kondisinya (yang sebenarnya tes urinenya belum  pernah benar2 negatif) diputuskan yang tadinya dosis 24 mg/ hari diturunkan jadi 16 mg/2 hari…jadi minum obatnya selang dua hari. Langsung deh kalender dibunder2in…gawat juga kalau sampai terlewat. menurut dokternya kalau dosis diturunkan harusnya nafsu makannya juga agak me-normal…Wah memang makannya selain sering…juga pilihannya yang serba daging…anti sayur dan buah…jadilah keringatnya suuuuper aroma haseum….

Selain penurunan dosis, jadwal aisha juga berubah…sekarang sudah mulai full ikut kegiatan sekolah (yagn tidak berhubungan dengan aktivitas fisik berat seperti olahraga atau kegiatan luar ruangan lainnya)…walaupun tetap nggak pakai seragam karena seragamnya bener2 tidak muattttttt…. Yang jelas dia gembira dan super antusias…sampai keukeuh minta dibelikan buku tentang gunung berapi karena pembahasan sains di sekolah sedang mengulik tentang bentang alam.

Jadwal kontrol lagi minggu ke-7 (harusnya minggu ini, tapi dokternya lagi jalan2 ke budapest hehehe) mudah2an keadaan terus membaik selama pengobatan sehingga prognosis ke depannya bagus. Doakan yaaaa….