Kabar dari Aisha

Hari ini hari ke-empat Aisha memulai pengobatan untuk NS nya. memang semenjak 2 minggu terakhir ini bengkaknya tidak pernah benar2 surut. Setelah minum obat pun efek samping ‘moon face’ dari obatnya memperparah pembengkakan di wajah aisha. Wajahnya sudah benar2 tidak terlihat ‘keaishaannya’. Kondisi yang begini ini sedikit banyak kadang menyurutkan stamina dan daya juang orang-orang di sekitarnya terutama ayah dan bundanya. Tapi alhamdulillah kesadaran untuk tetap berusaha dan tawakal selalu kembali dengan cepat, terutama setelah melihat betapa aisha menjalani keterbatasannya dengan tetap penuh kegembiraan.

Selama pengobatan ini aisha harus banyak istirahat, yang berarti cuti sementara dari sekolah. Awal tahun ajaran yang lalu aisha sempat mencicipi 3 hari sekolah sebelum keadaannya memburuk lagi. Tiga hari itu dijalani dengan penuh semangat a la aisha. Untungnya dia sudah sangat ngerti alasan kenapa dia harus tidak bersekolah dulu (terutama karena dia tau seragam sekolahnya sedang nggak muat di bagian perutnya yang membesar). Sementara itu bunda tetap kontak dengan guru2nya untuk update tema dan pelajaran di sekolahnya. Sejauh ini kegiatan di rumah bisa dibuat kompak lah dengan yang di sekolah.

Hari2 di rumah dilewati dengan bermain lego, menggambar (bisa betah berjam-jam), mengarang cerita, membuat rok hula (ini sih proyek kelas baby bunda, tapi ternyata aisha semangat sekali dengan hal2 hula ini), menonton film dan berdandan!Walaupun sangat sadar wajahnya bengkak, aisha tetap PD mematut matut di depan kaca menjajal semua baju perginya yang jadi jarang terpakai…dan bahkan kadang menertawakan diri sendiri. Pernah suatu saat dia tidur miring, jadi sewaktu bangun mata kanannya bengkak besar sampai sulit melihat. Penasaran dengan matanya, dia pergi ke depan kaca, bunda sudah deg2an dengan reaksinya melihat kaca….ternyata dia malah tertawa terbahak-bahak sambil berkomentar " Mata aisha jadi seperti mata bajak lauuuuut!!!!". Duh (…..)

Kerjasamanya dengan dokter dan laboratorium juga luar biasa. Dia menjalani semua pemeriksaan dengan riang gembira (kadang pakai nyanyi2). Sewaktu pengambilan darah - yang sangat sulit, lama dan menyakitkan karena kebengkakannya - dia dengan tenang duduk sendiri dan cuma komplen.. "duh…sakit…sakit" tanpa menangis sama sekali…walaupun di perjalanan pulang dia sempet berbisik bisik, "Bunda, lain kali ambil darahnya jangan di sini, di deket tempat nini aja…tadi sakit lho" …tapi kemaren sempat tanya juga, " bunda kapan kita ke dokter yang ambil darah lagi…aisha mau beli roti " hahahhaa…terkesan banget rupanya sama roti yang dijual di kantin lab.

Upacara minum obat juga nggak seseram yang diramalkan ibu apoteker…2 tablet yang harus dimakan 3 kali sehari terpaksa dilarutkan dalam air dulu sebelum diminumkan. Rasanya pasti pahit sekali…tapi kadang dia minta dicampurkan madu dna glek-glek langsung masuk dengan aman tanpa protes atau mengeluh. Duuuh…bunda jadi banyak belajar tegar dari aisha deh…

Mudah2an pengobatan ini berhasil positif…perkembangannya akan dilihat 2 minggu pertama ini. Mohon doanya ya teman-teman…Sementara itu bunda janji bakal melewatkan tiap hari dengan optimis dan penuh semangat seperti aisha :)

One Response to “Kabar dari Aisha”

  1. Yuliazmi Says:

    tetap semangat ya Bunda…, sabar dan jaga kesehatan sendiri.

    Aisha cepat sembuh ya sayang

    hugs,
    Tante Yuli

Leave a Reply