Archive for January, 2007

Lamunan 02 (fragmen)

Saturday, January 27th, 2007

Tahukah kau…

ada saat waktu melambat

ketika tubuh dan sesta bersambat

diam, sementara pikiran merambat.

Dan cinta terbang cepat

membawa hati yang terjerat

menyusuri untaian serat

mencari bagian hatimu yang bertambat.

Tahukah kau…

aku tak pernah sampai.

Seketika waktu melaras dengan pikiran

melemparkanku

kembali ke irama semula.

Menyisakan gering hulu

seolah habis dihantam godam.

…………

mengapa terhasut cinta?

yang membuat mata buta

mulut terbata

memanggil derita

ingin maju atau mundur?

tak mungkin diam di tempat

Menginjak api,

ingin beranjak ke air.

Sakit melangkah

sakit pula diam

airmata

dalam tangis dan tawa

berjingkat…meloncat….

Air….Api….

Air….Api….

Air….Api….

Air….Api….

menari….

Sampai akhirnya,

tak sadar aku mulai tersenyum.

Sepenggal dari Lamunan 02 - Bandung, 04/01/07-

Jengkol vs.edt

Thursday, January 25th, 2007

Dua hari kemarin Dakocans punya teman bajak laut di rumah. . Nah ceritanya Minggu lalu si bunda mengalami luka di mata - bukan, sama sekali bukan karena KDRT hehehhe- tapi karena teriritasi bulu mata yang rontok dan masuk, menempel di bola mata. Mungkin karena irigasinya kurang sempurna (sawah kaliii), mata kering, terlukalah dia, ditambah kena angin dan hujan sepanjang hari, jadi merah dan perih. Ini sudah kejadian ke-4 sih, selalu akibat bulu mata. Rasanya memang tiap hari adaaa aja satu-dua yang rontok. Kalau kata orang jaman dulu tuh berarti ada yang kangen. Tapi kalo tiap hari ada yang rontok, berarti tiap hari ada yang kangen? rasanya mitos itu jadi nggak masuk akal yah??? hehehehe.

Nah, jadi setelah ‘diproses’ oleh sang dokter, ditutuplah mata bunda- sebelah saja. Ainun dan Isha memang penggemar berat film yang ada bajak lautnya, mulai dari Peter Pan versi kartun Disney, Peter Pan versi manusia, Peter Pan-nya Robin Williams, sampai Film2 nya Jack Sparrow alias Pirates of Caribbean. Jadi mereka memanggil bunda dengan "bunda bajak laut". Bunda bajak laut matanya nggak boleh kena angin atau basah dulu sampai sembuh. Tapi di hari minggu dakocans ribut menagih janji jalan2. Waduh, kebayang deh, jalan2 matanya ditutup sebelah, bukan soal nggak kerennya, tapi pusing!mau pegang barang rasanya sudah kepegang ternyata belum kena. Jalan juga, sering salah memperkirakan jarak langkah, kejeblos deh. Akhirnya kata ayah, kita pergi ke tempat yang tak terlalu berangin dan berdebu saja, supaya mata bunda bisa dibuka. OK deh, yang penting dakocans seneng. Ya, jadinya kita jalan2 ke Ciwalk sekalian belanja bulanan, karbol udah abis nih.

Nah, kisah bajak laut tadi cuman prolog yang hubungannya dengan judul nyaris tak ada. Ini kisah intinya :

Sepulangnya kita dari Ciwalk, di garasi tercium semerbak aroma jengkol. Waduh, tetangga yang mana nih masak jengkol??? Ainun dan aisah juga langsung ribut…bau asem katanya heheheh. LHah, masuk ke rumah kok makin menyengat baunya??? Kita langsung jadi ribut, wah…ini baunya kok malah dating dari rumah kita?

"Tri, kamu masak jengkol?", tanya saya ke si Mbak.

"Nggak Bu", jawabnya enteng. Tapi…kok masih bau banget yak?

"Lastri semalem makan jengkol di rumah?", tanya saya lagi

"Iya Bu", katanya sambil lalu. Ealaaaaah…kok teganya bikin kita heboh sendiri nyari2 sumber aroma jengkol, bukannya ngaku dari tadi hihihihihi….

" yah, disiram deh pake karbol, ibu udah beli tuh", kata saya cepet2. nggak lama terdengar suara gebyur-gebyur dan sikat2. Aman lah…baunya berangsur hilang.

Setelah itu bunda pergi ke atas, cek e mail sebentar trus memutuskan mau tiduran sebentar. Sekitar jam 4 sore bunda terbangun karena bau menyengat. Tapi bukan bau jengkol…ini sih bau parfum bunda, eau de toilette tepatnya (untuk selanjutnya disingkat edt aja). Kok pating semriwing (keluar deh ciri genetik jawa tersembunyinya) gini yah? tengok ke rak bunda…Hilang!!!! edt nya hilang! waaaah, aisha nih pasti…Nah, ketika keluar kamar, bunda juga langsung pusing….ada bau menyengat jengkol berpadu dengan bau menyengat edt bunda. Refleks bunda nyari edt bunda dulu (perasaan udha ga enak nih)…di kamar ainun yang tertutup rapat, bau edt nya luuuuaarrrrrrr biasa….sementara ainun dan aisha meringkuk di tempat tidur berkerudung selimut dan dinding terlihat penuh bercak2 cairan……dan di meja ainun, tergelatak botol edt…kosong! Waaaaaaaks! Ainun yang melihat bundanya sudah siap2 meledak, langsung kelihatan muka bersalahnya.

"Ini siapa yang semprotin parfum bunda sampai habis ke dinding???????".

"Ainun bunda….tapi Aisah yang ambil dari kamar bunda suru ainun semprot".

"Kenapa semprot dinding?"

"Soalnya bau lagi, Aisha ribut kebauan"

"Nggak. Ainun yang suru Aisha ambil in", kata aisha komplain ke kakaknya.

Nah, ini nih….ada yang salah…OK…(terpaksa pake cara sedikit keras…soalnya masalah penting nih : lempar batu sembunyi tangan).Sementara bunda berhentikan dulu semua kegiatan anak2 sampai ada yang mengaku kejadian sebenarnya. Ainun dan Aisha sangat semangat mengikuti kegiatan2 after school mereka (ainun melukis, mengaji dan petualangan- ditambah pelajaran musik kesukaannya dan Aisha baru saja mulai pelajaran renang). Mendengar itu, Ainun langsung angkat tangan (kok perasaan kayak di sekolah aja) dan bilang mau mengaku. Dan dia benar2 mengaku dari mulai ribut kebauan , menyuruh aisha ambil parfum bunda, sampai menyemprotkan habis ke dinding adalah ide dia. Jadi deh, bunda harus mengingatkan lagi pesan bunda tentang harus berani bertanggung jawab dan tidak baik melemparkan kesalahan ke orang lain (*baca kisah korden dan rambut barbie). Karena yang lebih membuat bunda sedih bukan habisnya edt (huhuhuhu…walaupun sayang bangetttttt), tapi kalau ada yang melemparkan kesalahan kepada orang lain. Akhirnya mereka berdua berpelukan setelah ainun minta maaf kepada adiknya…duuuh, ikut terharu jadinya.

"Bunda, boleh deh, uang inun bunda ambil buat ganti parfum bunda, tapi ainun tetep boleh les

kan

?", katanya sangat memelas. Hmmmm…harus ada konsekwensi…jadi uang ainun bunda tahan dulu (walaupun tidak akan bunda pakai untuk beli edt lagi tentunya, cuma disimpankan sebenarnya ).Ainun kelihatannya cukup puas, rasa bersalahnya berangsur hilang setelah menawarkan uangnya kepada bunda.

Tinggal si Lastri nih…..ternyata barusan dia kembali buang hajat kecil sebelum pulang, sehingga bau semerbak kembali menyeruak. Triii…tri…ya mbok tiap habis ’setor’ WC nya disiram doooong. Ehehe…iya, bu, lupaaaaa….katanya sambil senyam senyum….tak sadar dia, akibat lupanya, dakocans berinisiatif memerangi bau jengkol dengan edt - walaupun bau jengkolnya di wc belakang dan nyemprot edt nya di kamar ainun….ga nyambung…tidak saling menghilangkan, cuman bertabrakan dengan hebatnya sampai bikin puyeng.

Hari ditutup dengan hilangnya bau jengkol disiram karbol, tapi bau semriwing edt yang tak kunjung hilang walaupun dinding sudah bolak balik di lap. Semalaman bunda jadi sering dihadiahi ciuman dari Ainun dan Aisha….katanya supaya bunda nggak sedih atau marah lagi. Dan akhirnya…. aisha dengan senyum lebar menawarkan body spray mickey mousenya untuk mengganti edt bunda…..hahahahahaha…..tricky…soalnya bunda tau, Aisha tadi di supermarket sudah pegang2 body spray cinderella…pingin ganti dengan body spray cinderella…tapi tidak dibelikan ayah bunda, karena masih ada si mickey mouse…jadi…diberikan ke bunda supaya bisa ganti ke cinderella yaaaaa……dasar….

Akhir Liburan Panjang, no more Batman-Superman!

Sunday, January 7th, 2007

Sudah hari ke-7 di tahun 2007, besok liburan sekolah Ainun berakhir. Sebenarnya, liburan bersama (karena bunda juga libur…horeee!!!) yang dimulai tgl 22 Desember ini sudah sangat ditunggu-tunggu oleh A12 (sebutan yang lebih singkat untuk ainun dan aisha) dengan agenda pergi ke Jakarta. Sayangnya ketika jadwal keberangkatan dikonfirmasikan ke utinya, ternyata rencana kita harus dibatalkan karena uti sedang sangat-sangat-sangat-sibuk membereskan rumah untuk suatu acara keluarga awal Januari ini. Untungnya A12 bisa diberi pengertian walaupun jadinya terus menerus menanyakan kegiatan apa untuk gantinya.

Hmmm…apa ya…di sekolah Aisha sebenarnya ada program liburan kreatif, tapi ketika ditawarkan, keduanya langsung menggeleng (mungkin masih agak ngambek karena batal ke Jakarta).Solusi darurat paling gampang ya wisata kuliner alias keliling tempat jajanan tiap hari (rute dan tujuan ditentukan Ainun, pasti), dilanjutkan dengan pergi ke toko buku dan menumpang baca2, beli kertas lalu pulang dan ‘berprakarya’ di rumah. Ternyata dengan begitu A12 bisa anteng sesiangan menggambar, menggunting, mengarang cerita dan bikin komik. Kadang mereka ikut bunda browsing dan minta jalan2 ke situs2 berisi art and craft, kegiatan liburan atau istilah kerennya rainy-days indoor activities.Langsung deh dipraktekkan dengan beberapa penyesuaian material.

Hasil kegiatan siang mereka kadang2 mengagetkan. Suatu saat Ainun memamerkan amplop berbentuk burung hantu dan komik binatang yang dikerjakan berdua adiknya. Rupanya sambil menggambar dia juga mengajari adiknya menggambar, pantas saja bunda sampai terkaget2 melihat gambar Aisha tiba2 jadi canggih. Pernah juga sesiangan AInun menemani adiknya main piano sambil memberikan koreksi2 penuh gaya (yang herannya, dipatuhi benar2 oleh Aisha) hahaha…dan diakhiri dengan laporan kepada bunda, kemajuan aisha sampai mana, kesulitannya apa dan rencana latihan besok…waduh senangnya punya asisten!

Efek samping dari kegiatan siang bareng A12 adalah berubahnya selera Aisha. Sekarang tiap memperkenalkan diri, tidak lagi pakai embel2 batman-superman, melainkan…minnie mouse - kadang2 hello kitty - pakai suara kecil yang di imut-imutkan pula!!!…dan kemanapun pergi selalu ingin pakai rok! Waduuuh…Aisha gitu loh!??? Rupanya ini ‘kerjaannya’  Ainun yang tiap hari mendoktrinasi adiknya mengenai identitas gendernya sebagai wanita. Sampai geleng2 kepala tuh Bunda dan Ayah melihat keberhasilan Ainun yang satu ini. Beberapa teman sekolahnya juga kecele waktu memberi kado ultah bergambar superman dan ternyata Aisha sudah jadi minnie mouse…hahaha. Sekarang baju Batman dan Supermannya mengendap di tumpukan paling bawah karena Aisha menolak dengan sangat keras tiap ditawari pakai.

Tapi walaupun  begitu ternyata minat terhadap hal2 heroik tetap tidak hilang. Karena mereka juga merengek-rengek sangat hebat minta nonton film Eragon, dan harus di bioskop karena nggak sabar nunggu sampai ada DVD-layak-tontonnya. Untung ada NoMat dan NoRit - Asiknya, di bandung ini NoMat nya berlaku untuk hari Senin dan selasa (kata Tante Yuli, di Jakarta cuma hari senin) - jadilah kita bertiga (plus ngumpul bareng Tante Michelle, Vela, Lia, Arum+ Anggun+ Ibu) menjajal blitzmegaplex. Eh, ternyata kursi di Blitz ini kursi lipat lho, hahahah…berapa kali Aisha nyaris ‘terlipat’ oleh kursinya…hahahaha….kelewat enteng siiiiiih!!!!Karena putus asa akhirnya berpindahlah dia ke pangkuan bunda sampai film selesai. Buat AInun film ini rupanya cukup spektakuler sampai pingin nonton 2 kali (jangan dong nak…mending nonton film lain!!!). Tapi buat bunda masih kalah jauh dibanding LotR atau Harry Potter, bahkan The Chronicles of Narnia. Kalau mau baca ulasan lengkap (plus uneg2 para pembaca setia Novel Eragon), silakan mampir ke blognya Tante Yuli ya…!!!!

Begitulah hari demi hari, dan ketika NoMat datang lagi, giliran Happy Feet kita jajal. Yang ini bener2 konsumsinya Aisha karena banyak lagu dan tari. Bahkan dia sempat ikutan tap-dancing di bioskop (untung kursi lipat, dan untung Aisha kecil jadi nggak menghalangi yang duduk di belakang kita) tiap kali Mumble menari. Besoknya di sekolah (sudah masuk sekolah lagi tanggal 3) dia heboh memperagakan ‘happy feet’ nya. Tanggal 4 bunda sudah mulai ngajar lagi, A12 ikut sekalian rekreasi di funstation. Hari itu banyak yang ikut trial untuk Music Family (Ainun juga ikut masuk kelas bersama Jesslyn), jadi kelas ramai sekali, heboh luar biasa dan penuh tawa.

Nah, Hari Sabtu kita rencananya ke Jakarta untuk acara Silaturahmi keluarga sekalian ehm..ehm (boleh ditulis nggak sih?). Naaah, dari malamnya bunda udah heboh bikin puding. Sejak pagi kita semua sudah siap, mengingat acara bakal mulai jam 11. Eh, ternyata mobil dan pengendaranya baru datang jam 9 lewat, jadi kita baru berangkat dari rumah sekitar jam 1/2 10 pagi. Waduh, bakal telat nih, denger2 dari laporan lalulintas beberapa temen hari jum’at, weekend di jakarta bakal ramai karena sekolah di Jakarta baru mulai Libur, benarkah? Yah…ternyata beneeeer banget…mulai kilometer 11 sudah macet total mengantri pintu tol. dilanjutkan dengan macet di dalam kota, alhasil nyaris jam 1 kita baru sampai. Acara sudah selesai, untung orang2nya masih lengkap, jadi sempat bertemu dan berkenalan sebentar walaupun nggak sempat ngobrol. Alhasil pudingnya juga jadi konsumsi pemilik rumah saja hehehehe…

Tadinya kita akan langsung pulang karena ayah sudah ditunggu orang di Bandung, tapi eyang kakungnya menawari nginap saja dan kembali ke bandung hari minggu bareng eyang kakung. Waaaaaa…itu A12 nggak pake mikir lagi langsung loncat2 kesenangan. Wts tunggu dulu, ini teh, nggak bawa baju naaak!!!! Trus si ayah balik lagi sendirian ke bandung apa nggak kesian? Tapi lihat anak2 begitu senangnya ahirnya ayah merelakan bunda ikut nginap deh. A12 langsung ganti baju pakai kaos tantenya yang di badan mereka jadi semacam rok dan kabur ke lantai atas bongkar2 kamar hehehe.

Malamnya agenda jalan2 ke PIM hanya untuk makan dan beli donat untuk eyang uyut. Jadinya mulur karena di foodcourt A12 tiba2 punya teman baru, anak lelaki lucu (dan cakep) umur 1 thn 8 bulan yang kemudian setelah berkenalan ternyata namanya Dika. Awalnya cuma lirik2an, trus tegur2an, trus kejar2an sampai melantai di lantai Mall, trus bunda ngobrol dengan mamanya dika, trus ternyata bunda, yenni dan adiknya mamanya dika satu almamater di 70, trus jadi ngobrol2 panjang dan lupa waktu. Ketika akhirnya kita bubar, donatnya juga hampir bubar, sudah 1/2 10 malam. Tapi Mall di jakarta ternyata tutupnya bener2 larut ya…kita masih sempet liat sale 50% salah satu brand…haduuuuh…lucu2 sekaliiiii. Untung iman masih kuat, mengingat bunda harus banyak menabung untuk keperluan pendidikan tahun ini.

Ainun tidur larut sekali, nyaris jam 1 karena bener2 nggak mau rugi menikmati saat2 di Jakarta. Paginya juga bangun pagi2 sekali dan langsung memastikan bahwa kita nggak akan berangkat pagi ke Bandung. Kita berangkat jam 1 siang dan sampai di bandung jam 3 sore. Sepanjang perjalanan mereka berdua tidur nyenyak, mungkin terlalu lelah. Sampai di rumah Ainun langsung minta buka YM. Belakangan ini setelah lancar membaca dan menulis, AInun sering berkorespondensi dengan teman2 bunda via YM. Sempat kaget juga ternyata Ainun sudah fasih mengoperasikan berbagai program di kompie cuma dari mengamati bundanya saja. Rupanya sore ini AInun sudha nggak sabar bercerita kepada Tante Yuli atau Tante Rany tentang perjalanannya ke Jakarta. Sayangnya kalau hari minggu, mereka jarang sekali OL hehehe…jadi cetingnya ditunda besok pulang sekolah ya Inun….!!! "Aduh Bunda, sekarang udahan dulu dong bunda, nulis blognya, Ainun mau pakai komputer nih!", dan di belakangnya Aisha ikut nimbrung " Iya, bunda nih…Aisha kan mau main pinball!"…ok deh…rupanya liburan kali ini juga merubah Ainun dan Aisha jadi hi-tech freak hehehehe….